Profil Trey Murphy III: Pemain NBA yang Kami Pantau

Fakta mengejutkan: seorang pemain dengan tinggi 2,03 m dan kemampuan tembakan jarak jauh kini mengubah ruang serang lawan—naiknya nilai spacing membuat setiap game terasa berbeda.

Kami membuka profil ini untuk menjelaskan mengapa Trey Murphy III layak dipantau. Kami lihat kombinasi ukuran sayap, peran two-way, dan reputasi shooter yang berkembang menjadi opsi scoring penting, yang juga menarik perhatian para penggemar olahraga basket seperti di 888vipbet.

Konteksnya jelas: produksi points, rebounds, dan assists-nya berkembang sesuai kebutuhan team New Orleans Pelicans. Kami merangkum bagaimana peran itu muncul sejak masa college hingga masuk NBA sebagai pilihan first round.

Kami akan menyorot momen kunci dalam career, termasuk puncak performa, playoff, dan rekor franchise yang membentuk reputasinya. Artikel ini bersifat informasional dan bertujuan memberi referensi ringkas bagi pembaca Indonesia.

Kami juga membagi perjalanan secara kronologis agar alasan kami memantau pemain ini terasa logis dari awal hingga fase puncak di liga.Ringkasan Utama

  • Kombinasi ukuran dan tembakan membuatnya menarik untuk dipantau.
  • Produksi points, rebounds, dan assists berkembang sesuai kebutuhan team.
  • Perjalanan dari North Carolina, NCAA, lalu masuk NBA sebagai pilihan first round.
  • Akan ada sorotan game penting, playoff, dan rekor franchise.
  • Artikel ini menyajikan data biodata, statistik, dan timeline informatif.

Kenalan dengan Trey Murphy III

Kita mulai dengan data dasar yang menjelaskan siapa dia dalam konteks NBA modern. Berikut ringkasan biodata singkat yang membantu memahami peran fisik dan fungsinya di lapangan.

Biodata singkat

Lahir: 18 Juni 2000 (usia 25). Asal: Durham, North Carolina. Tinggi: 6’8″ (203 cm). Berat: 206 lbs (93 kg). Posisi: small forward / power forward.

Julukan dan identitas

Nama panggilan keluarga membuatnya dikenal sebagai “Trey”. Branding lain, “Trigga Trey”, muncul karena reputasinya sebagai ancaman tembakan jarak jauh. Penjelasan nama keluarga menunjukkan alasan julukan tersebut.

Tim saat ini

Saat ini ia bagian dari New Orleans Pelicans. Tim memakai kemampuannya sebagai sayap yang fleksibel untuk membuka ruang serangan dan menjaga beberapa posisi. Peran ini menjadikannya kontributor rotasi yang penting setiap game.

Kami menggunakan ringkasan ini sebagai dasar sebelum menelusuri masa remaja dan fondasi skill yang membentuk kariernya.

Masa kecil dan latar belakang basket di North Carolina

Asal-usulnya di North Carolina memberi dasar fisik dan teknik yang membentuk permainannya. Kami menelusuri perpindahan dari Durham menuju Cary Academy sebagai momen penting pembentukan skill perimeter pada tubuh setinggi 6’8″.

Perjalanan dari Durham ke Cary Academy

Keluarga memutuskan pindah untuk lingkungan kompetitif dan program basketball yang lebih menantang. Di sana, pemain ini mengasah tembakan jarak jauh sambil mempertahankan peran rebound.

Statistik SMA: points dan rebounds per game serta akurasi tembakan

Saat menjadi senior di Cary Academy (Cary, North Carolina), ia mencatat 24,7 points per game dan 7,4 rebounds per game. Angka ini menunjukkan konsistensi skor dan kontribusi fisik.

Akurasi tembakan juga menonjol: 49,4% dari field atau field goal percentage, 43,6% dari jarak tiga, serta 85,8% pada free throw. Data ini memberi sinyal awal efisiensi yang kelak berlanjut di kampus.

Komitmen awal ke Rice dan awal arah career

Pada 4 Oktober 2017 ia resmi berkomitmen ke Rice. Keputusan ini menandai langkah strategis dalam career NCAA—awal dari perjalanan yang melibatkan banyak played games dan kesempatan untuk terus meningkatkan cara ia scored points.

“Perpindahan ke Cary Academy dan statistik seniornya memperlihatkan bahwa ia bukan hanya shooter; ia punya ukuran dan naluri rebound sejak dini.”

Karier kampus: Rice Owls hingga Virginia Cavaliers

Perjalanan kampus memperlihatkan transformasi dari peran cadangan menjadi starter yang andal. Di Rice, kami melihat tanda-tanda awal efisiensi tembakan yang konsisten dan kapasitas untuk memberi kontribusi setiap game.

Perkembangan awal di Rice

Pada musim freshman ia bermain 32 games, 31 kali dari bench, dan rata-rata 8,4 points serta 2,6 rebounds per game. Angka ini menegaskan peran sebagai bench scorer yang efektif.

Sorotan termasuk rekor freshman Rice untuk three-point field goal percentage 42,1% dan career-high 24 points vs UAB, diiringi lima 3PT dan 6/6 free throw.

Lonjakan sophomore dan dampaknya

Pada musim berikutnya ia mulai 23 dari 32 played games dan led team dengan 13,7 points per game. Terdapat 25 double-figure scoring games dan enam 20-point games.

Kenaikan rebounds memperkaya profilnya sehingga ia tak sekadar menunggu bola di perimeter.

Transfer, efisiensi di Virginia, dan keputusan ke NBA

Setelah transfer ke Virginia, adaptasi awal dari bench ke starting role berjalan baik. Scout menilai dia top-45 prospect berdasarkan skillset NBA-ready.

Musim di Virginia menghasilkan efisiensi tinggi: 50-43-93 untuk field goal percentage, three-point percentage, dan free throw percentage. Pada akhirnya ia deklarasi menuju NBA Draft dan 21 Juni 2021 menandatangani agen, mengakhiri career NCAA dan memproyeksikan dirinya sebagai calon 1st round.

Dari Draft NBA ke New Orleans Pelicans

Momen draft 2021 menjadi titik balik yang menghubungkan karier kampus dengan liga profesional. Pada putaran pertama, dia dipilih pick ke-17 oleh Memphis Grizzlies, lalu segera ditrade ke New Orleans Pelicans. Langkah ini menjelaskan kebutuhan tim untuk menambah wing shooter dan fleksibilitas ruang serang.

First round 2021 dan arti status draft

Status first round membawa ekspektasi berkembang secara bertahap. Kami menilai bahwa pilihan putaran pertama biasanya mendapat kesempatan sebagai rotation wing, bukan jaminan bintang instan.

Kontrak rookie dan debut resmi

Pada 10 Agustus 2021 ia menandatangani rookie scale contract, tanda transisi formal ke NBA. Debutnya tercatat pada 20 Oktober 2021 melawan Philadelphia 76ers; ia mencetak six points dan dua assists—angka kecil, namun penting sebagai catatan awal karier.

Pengalaman G League dan penugasan awal

Selama musim rookie, klub menugaskannya beberapa kali ke afiliasi G League, Birmingham Squadron. Tujuan penugasan ini jelas: memberi menit bermain lebih banyak, repetisi permainan, dan adaptasi tempo profesional.

“Pengalaman awal ini menjadi fondasi yang memungkinkan perkembangan produksi skor dan peran rotasi di musim-musim berikutnya.”

Puncak performa dan pencapaian penting di NBA

Di titik puncak kariernya, kami menilai bagaimana angka dan momen besar menunjukkan peran yang kini dimiliki pemain ini di liga.

Lonjakan produksi musim ke musim

Kami melihat kenaikan jelas pada points, rebounds, dan assists per game seiring menit bermain meningkat. Dari 5,4 PPG (2021-22) menuju 21,2 PPG (2024-25), produksi naik paralel dengan menit dan peran starter.

Rebounds tumbuh dari 2,4 RPG ke 5,1 RPG, sementara assists naik dari 0,6 ke 3,5 APG pada 2024-25. Perubahan ini menegaskan transisi dari spot-up shooter ke playmaker wing.

Efisiensi tembakan

FG%, 3P%, dan FT% juga menunjukkan kualitas keputusan shot. Contoh: .484/.406/.905 pada 2022-23 menandai efisiensi tinggi saat peran meningkat.

Game terbaik dan playoff impact

Game ikonik termasuk 30 points vs Kings dan career-high 41 points vs Trail Blazers — momen saat ia meledak dengan volume tembakan dan transisi cepat.

Pada playoff 2024, minutes per game melonjak (42,0 MPG) dan kontribusi meluas: 11,5 PPG, 6,5 RPG, serta 1,5 BPG yang memperlihatkan dampak defensif lewat blocks dan steals.

Prestasi lain, cedera, dan nilai jangka panjang

Slam Dunk Contest 2023 menonjolkan atletisme; ia sampai final round. Namun musim juga dipengaruhi cedera—hamstring dan kemudian shoulder yang mengakhiri musim 2025.

“Kontrak 4 tahun $112 juta pada 21 Oktober 2024 mengirim sinyal jelas tentang nilai jangka panjangnya.”

Akhirnya, pada 4 Jan 2026 ia memecahkan record three-pointers made franchise, menegaskan posisi dalam history New Orleans sebagai pemegang rekor baru.

Kesimpulan

Ringkasnya, perjalanan dari Cary Academy hingga rekor franchise menunjukkan evolusi peran yang konsisten.

Kami mencatat bahwa trey murphy iii (lahir 18 Juni 2000) tumbuh menjadi sayap New Orleans Pelicans setelah berkembang di Rice dan Virginia dengan musim efisiensi 50-43-93.

Dia dipilih di pick ke-17 pada 2021, mencetak career-high 41 poin pada 2023, lalu menandatangani extension empat tahun senilai $112 juta pada 2024.

Kami menilai pencapaian terakhir—memecahkan rekor triple-pointer franchise pada 2026—menegaskan nilai spacing dan adaptasi permainannya.

Kami menyimpulkan: bila kondisinya terjaga, trey murphy iii berpotensi menjadi aset jangka panjang Pelicans dan salah satu shooter sayap bernilai di liga.

Previous Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *